Veuillez utiliser cette adresse pour citer ce document : http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/10187
Titre: Perlindungan Saksi Korban dan Restitusi Dalam Tindak Pidana Trafiking (Studi di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam)
Auteur(s): Eliwarti
Advisor: Jauhari, Iman
Arif
Mots-clés: trafiking;saksi korban;restitusi
Date de publication: mai- 200
Editeur: Universitas Medan Area
Résumé: Dalam prakteknya perempuan dan anak adalah kelompok yang paling banyak menjadi korban tindak pidana perdagangan orang. Umumnya korban diperdagangkan tidak hanya untuk tujuan pelacuran atau bentuk eksploitasi seksual lainnya, tetapi juga mencakup bentuk eksploitasi lainnya, seperti kerja paksa atau pelayanan paksa, perbudakan atau praktek serupa perbudakan itu. Perlindungan terhadap korban sebagai pelapor tindak pidana perdagangan orang adalah sangat esensial oleh karena saksi korban yang mengalami secara langsung akan memberikan dampak kondisi psikologis dan truma yang dialaminya, maka diperlukan suatu perlakuan khusus terhadap korban berupa perlindungan hukum dan keamanan. Selain itu undang-undang ini juga memberikan perhatian dan perlindungan terhadap penderitaan korban sebagai akibat tindak pidana perdagangan orang dalam bentuk hak restitusi yang harus diberikan oleh pelaku tindak pidana perdagangan orang sebagai ganti kerugian bagi korban dan mengatur juga hak korban atas rehabilitasi medis dan sosial, pemulangan serta reintegrasiyang harus dilakukan oleh Negara khususnya bagi mereka yang mengalami penderitaan fisik, psikis dan sosial akibat tindak pidana ini.
URI/URL: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/10187
Collection(s) :MT - Magister Law

Fichier(s) constituant ce document :
Fichier Description TailleFormat 
071803079_Eliwarti.pdffulltext1.04 MBAdobe PDFVoir/Ouvrir


Tous les documents dans DSpace sont protégés par copyright, avec tous droits réservés.